Parapuan.co - Setelah padel, muncul tren baru olahraga canyoning di kalangan perempuan. Canyoning atau canyoneering adalah kegiatan eksplorasi alam bebas yang melibatkan perjalanan menyusuri ngarai (canyon) atau sungai pegunungan dengan menggunakan berbagai teknik seperti berjalan, berenang, memanjat, meluncur, dan abseiling (menurunkan diri dengan tali) untuk menuruni aliran air dan formasi batuan alami.
Canyoning bukan hanya satu aktivitas, melainkan juga kombinasi dari beberapa kegiatan, seperti:
Hiking/Trekking: Berjalan kaki untuk mencapai titik awal ngarai atau menyusuri bagian yang tidak terendam air.
Berenang: Melintasi bagian ngarai yang tergenang air atau kolam alami.
Memanjat: Bergerak naik atau melintasi bebatuan di sekitar ngarai.
Abseiling/Rappelling: Teknik khusus menggunakan tali untuk menuruni tebing curam atau air terjun.
Melompat: Melompat ke kolam air dari ketinggian yang aman.
Meluncur: Menggunakan air terjun alami sebagai perosotan untuk meluncur ke bawah.
Meski termsuk olahraga ekstrem, nyatanya aktivitas ini bisa menjadi terapi alam yang membantu kamu merasa lebih bahagia, fokus, dan bebas dari tekanan.
Baca Juga: Manfaat Olahraga Bela Diri untuk Anak dan Rekomendasi yang Aman Dicoba