Parapuan.co - Banyak orang tua tahu betul manfaat membacakan buku untuk anak—mulai dari memperkaya kosakata, melatih imajinasi, hingga membangun kedekatan emosional. Namun, kenyataannya tak semua orang tua menikmatinya. Sebuah survei dari HarperCollins UK menemukan bahwa orang tua dari generasi Z justru paling jarang membaca cerita untuk anak mereka.
Lebih dari separuh mengaku tidak menemukan kesenangan dalam membaca nyaring, berbeda dengan orang tua generasi Milenial atau Gen X. Alasannya beragam: tumbuh di era teknologi, tekanan pekerjaan dan keluarga, atau sekadar lelah menghadapi “jam rawan” tantrum anak.
Membuka buku yang sama, cerita yang sama untuk kesekian kalinya bisa terasa melelahkan. Lalu, apa yang bisa dilakukan agar membacakan buku tak lagi jadi beban? Simak uraian yang dikutip dari Today's Parent ini, yuk!
1. Ubah Sudut Pandang: Membaca Bukan Sekadar Rutinitas
Fay, seorang pendidik literasi, menekankan bahwa pengalaman masa lalu sering memengaruhi cara kita melihat membaca. "Banyak dari kita membawa beban dari pengalaman sebelumnya—apakah sekolah membuat membaca terasa seperti tugas, atau kita tidak pernah punya teladan orang dewasa yang menunjukkan kegembiraan membaca. Tapi kalau ingin anak-anak mencintai buku, yang terbaik adalah menjelajahinya dengan mata baru," jelasnya.
Caranya bisa sederhana, seperti berkunjung ke perpustakaan atau toko buku dan mengambil bacaan yang menarik untuk orang tua maupun anak, termasuk majalah, audiobook, atau buku cerita bergambar lucu yang bisa dimainkan bersama.
2. Jangan Terlalu Kaku
Fluffy, seorang konsultan keluarga, mengingatkan bahwa waktu membaca tak perlu terasa formal. "Kamu tidak harus menjadi penampil penuh glitter untuk membuat anak terhibur saat membaca," katanya. Jika bayi lebih suka menggigit buku, biarkan saja. Jika anak ingin membaca buku yang sama berulang kali, cobalah cari karya lain dari penulis yang sama agar tetap segar.
Ia juga menambahkan, "Storytime tidak hanya harus sebelum tidur. Kalau anakmu aktif, bacakan buku saat waktu camilan. Atau bawa boneka-boneka mereka ke ruang tamu dan ciptakan suasana panggung kecil."
Baca Juga: Membacakan Buku yang Sama Berulang Bermanfaat bagi Anak, Ini Alasannya