Saat mengisi template, ubah teks placeholder dengan datamu. Jangan menambah kolom, gambar, atau header-footer yang bisa mengganggu pembacaan sistem.
Bagian inti yang wajib ada dalam CV untuk melamar kerja:
- Ringkasan (Summary): Profil singkat yang sesuai posisi.
- Pengalaman (Experience): Urutkan dari yang terbaru, sebutkan jabatan, perusahaan, periode, serta pencapaian dengan angka.
- Keahlian (Skills): Cantumkan hard skill dan soft skill relevan.
- Pendidikan (Education): Sertakan gelar, sertifikasi, atau kursus penting.
- Gunakan heading sederhana, poin ringkas, dan format tanggal konsisten.
3. Gunakan Bahasa yang Tepat
Tulis dengan bahasa yang bisa dipahami ATS sekaligus menarik bagi perekrut. Caranya:
- Pakai kata kunci dari deskripsi pekerjaan.
- Gunakan istilah umum, hindari jargon berlebihan.
- Sebutkan hasil kerja dengan angka (contoh: “meningkatkan penjualan 30%”).
- Tulis kepanjangan singkatan di awal (contoh: Customer Relationship Management (CRM), lalu gunakan CRM).
- Simpan file dengan nama jelas: NamaLengkap_CV_Posisi.pdf.
4. Periksa Ulang Sebelum Dikirim
Sebelum melamar, lakukan dua hal penting:
- Proofreading: Cek tata bahasa dan ejaan.
- Penyesuaian: Sesuaikan ringkasan dan poin teratas dengan posisi yang dituju.
Ingat, CV ramah ATS bukan berarti kaku. Tujuannya adalah memastikan pengalamanmu terbaca jelas oleh sistem sehingga bisa sampai ke perekrut. Dengan tata letak sederhana, font standar, dan kata kunci relevan, peluang CV-mu masuk shortlist akan jauh lebih besar.
Baca Juga: Cara Buat Akun SIAPKerja, Lengkap Dengan CV Otomatis yang Bisa Diunduh
(*)