Parapuan.co - Di era digital, mencari pekerjaan memang terasa lebih sulit karena proses seleksi awal kini banyak dilakukan oleh Applicant Tracking System (ATS). ATS adalah perangkat lunak yang digunakan perusahaan untuk menyaring CV sebelum dibaca oleh perekrut. Artinya, meski kamu memiliki pengalaman dan keterampilan mumpuni, CV untuk melamar kerja bisa saja tidak pernah sampai ke meja HR jika tidak disusun dengan format yang tepat.
Menurut laporan Yahoo Finance seperti dilansir dari Business Insider, lebih dari 95% perusahaan di daftar Fortune 500 menggunakan ATS, dan sekitar 75% CV pelamar tidak pernah dilihat manusia karena terhenti di sistem. Fakta ini menunjukkan betapa pentingnya membuat CV yang ramah ATS, bukan sekadar menarik secara visual.
Kenapa CV Ramah ATS Itu Penting?
CV dengan desain terlalu rumit justru bisa mengurangi peluang lolos. ATS bekerja dengan membaca teks sederhana, kata kunci relevan, serta heading yang jelas. Jika CV dipenuhi tabel, simbol dekoratif, atau tata letak multi kolom, sistem bisa kesulitan memprosesnya sehingga informasi penting tidak terbaca.
Kisah nyata datang dari Dania Swails (Business Insider). Awalnya ia menggunakan template CV dengan banyak kolom dan elemen dekoratif. Setelah menyederhanakan menjadi satu kolom hitam-putih dengan format kronologis, hasilnya langsung terasa: ia mendapat dua panggilan kerja. Contoh ini membuktikan bahwa kesederhanaan justru mempermudah ATS menangkap isi CV dan menampilkan profil kandidat di pencarian perekrut.
Langkah Membuat CV Ramah ATS dengan Google Docs
1. Pilih Template yang Sederhana
Masuk ke galeri template di Google Docs, lalu pilih desain satu kolom dengan heading jelas dan font standar. Hindari tabel, simbol unik, atau font aneh. Menurut Anton Tyshchenko, pendiri gdoc.io, “Tabel dekoratif dan font rumit adalah musuh terbesar ATS. Gunakan font standar, poin sederhana, dan tata letak bersih.”
2. Edit Tanpa Merusak Layout
Baca Juga: Gagal di Masa Percobaan, Begini Strategi Menyiasati Riwayat Kerja Singkat di CV