Parapuan.co - Pernahkah kamu merasa kaget saat melihat tagihan listrik tiba-tiba melonjak tajam padahal kamu merasa penggunaan air conditioner (AC) di rumah biasa saja? Ternyata, tanpa disadari, ada banyak kebiasaan kecil saat menggunakan AC yang justru membuat konsumsi listrik menjadi boros.
AC memang menjadi penyelamat utama ketika cuaca sedang panas-panasnya, apalagi di kota-kota besar dengan suhu yang semakin ekstrem. Namun, penggunaan AC yang kurang tepat justru bisa membuat tagihan listrik membengkak tanpa kamu sadari.
Ada beberapa kebiasaan umum yang terlihat sepele, tetapi dampaknya cukup besar terhadap konsumsi energi dan efisiensi pendinginan ruangan.
Nah, kalau kamu ingin tetap menikmati udara sejuk tanpa harus merogoh kocek lebih dalam, sebaiknya kenali dulu beberapa kesalahan penggunaan AC yang sering dilakukan dan bagaimana cara mengatasinya.
1. Menyetel Suhu AC Terlalu Rendah
Banyak orang berpikir semakin rendah suhu yang diatur pada AC, maka ruangan akan lebih cepat dingin. Padahal, logikanya tidak sesederhana itu. Saat kamu menurunkan suhu AC terlalu rendah, misalnya di bawah 20 derajat Celcius, maka mesin AC harus bekerja lebih keras untuk mencapai suhu tersebut.
Akibatnya, konsumsi listrik meningkat drastis, sementara perbedaan pendinginan tidak terasa signifikan dibandingkan suhu optimal sekitar 24–26 derajat Celcius. Cukup atur suhu pada kisaran 24 derajat Celcius untuk menjaga kesejukan dan efisiensi energi sekaligus.
2. Menyalakan AC Sepanjang Hari
Kebiasaan membiarkan AC menyala 24 jam penuh bisa menjadi penyebab utama tagihan listrik melonjak. Saat AC bekerja terus-menerus, kompresor dan komponen lainnya akan mengalami beban berlebih, yang tidak hanya meningkatkan pemakaian listrik, tetapi juga memperpendek umur AC itu sendiri.
Baca Juga: Tips Aman Menggunakan Peralatan Listrik di Rumah, Khususnya Saat Hujan