Kawan Puan, Ini Kunci Utama Sukses Bekerja di Bidang yang Didominasi Laki-Laki

Vregina Voneria Palis - Selasa, 1 Juni 2021
Illustrasi bekerja di dalam lingkungan yang mayoritasnya laki-laki
Photo by Leon on Unsplash
Illustrasi bekerja di dalam lingkungan yang mayoritasnya laki-laki

Parapuan.co - Kawan Puan, dari masa ke masa, ada banyak perempuan yang telah berhasil dalam pekerjaan yang didominasi oleh kaum laki-laki.

Sebut saja sosok Sivera Dian Getrida, Vice President PT. Pupuk Kalimantan Timur dan Bintarti A. Yulianto, Vice President Teknik PT. Blue Bird Tbk.

Keduanya sukses berkarier bahkan menjadi pemimpin dalam bidang pekerjaan yang banyak didominasi laki-laki. 

Baca Juga: Mengenal Sivera Dian Getrida, Pemimpin Perempuan di Industri Energi dan Petrokimia

Bekerja dalam tim yang didominasi oleh laki-laki pasti ada tantangannya tersendiri ya, Kawan Puan!

Melansir dari Womenonbusiness, Elizabeth Mills, Managing Director BYT Enterprises Ltd dan William Mills Foundation, membagikan pengalamannya bekerja dengan rekan kerja yang mayoritas adalah laki-laki.

Menurut Elizabeth, bekerja dalam tim yang mayoritasnya adalah laki-laki, membuatnya terkadang merasa kurang nyaman dan sulit menyampaikan pendapat.

Menanggapi pengalamannya tersebut, Elizabeth membagikan beberapa tips sukses bekerja di dalam pekerjaan yang didominasi laki-laki.

Baca Juga: Sosok Bintarti, Perempuan Berkarier Sukses di Pekerjaan yang Didominasi Oleh Laki-Laki

1. Jangan takut menyampaikan pendapat

Berdasarkan studi terbaru Bloomberg, ditemukan bahwa laki-laki cenderung aktif memberikan pendapatnya.

Menurut data Bloomberg, didapati bahwa dari 155.000 pertemuan rapat, 92% laki-laki aktif berbicara dan memberikan pendapatnya.

Hal yang serupa juga ditunjukkan oleh hasil penelitian American Political Science Review yang menemukan bahwa perempuan berbicara 25% lebih sedikit daripada laki-laki selama rapat.

Studi ini juga menemukan fakta bahwa perempuan seringkali diinterupsi ketika mereka berbicara.

Sumber: Womenonbusiness
Penulis: Vregina Voneria Palis
Editor: Arintya