Adakah Efek Samping saat Donor Plasma Konvalesen? Ini Kata Dokter

By Maharani Kusuma Daruwati, Minggu, 1 Agustus 2021

Adakah efek samping donor plasma?

Parapuan.co - Plasma konvalesen kini seolah menjadi barang yang paling dicari saat ini.

Pasalnya, terapi plasma konvalesen menjadi salah satu harapan kesembuhan bagi pasien Covid-19 yang bergejala berat.

Selain pemberian obat antivirus dan vitamin, terapi plasma konvalesen menjadi alternatif untuk memerangi Covid-19.

Mengutip dari MayoClinicterapi plasma konvalesen (kon-vuh-LES-unt PLAZ-muh) menggunakan darah dari orang yang telah sembuh dari suatu penyakit untuk membantu orang lain pulih.

Baca Juga: Kurangnya Pendonor Sukarelawan, PMI Surakarta Tak Miliki Stok Plasma

Antibodi orang yang sudah sembuh dari infeksi Covid-19 diharapkan bisa membantu orang yang masih sakit.

"Antibodi dari penyintas Covid-19 bisa membuat pasien lebih survive. Karena ketika dirawat di rumah sakit ini antibodinya turun. Nah, pendonor ini memberikan antibodinya untuk membantu dia (pasien) melawan virus Covid-19 tersebut," ujar Kepala Bagian Pengembangan PMI Kota Surakarta dr. Agni Romadhona Vijayantimala saat dihubungi PARAPUAN pada Minggu (25/7/2021). 

Setiap orang yang hendak melakukan terapi plasma konvalesen butuh mendapatkan donor plasma dari penyintas Covid-19.

Namun, ketersediaannya tidak sebanding dengan jumlah permintaannya.