Pasca Isoman, Ini Masalah Kulit yang Dialami Penyintas Covid-19

By Putri Mayla, Senin, 26 Juli 2021

Selain gejala fisik, permasalahan kulit juga bisa dialami bagi mereka yang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Parapuan.co - Lonjakan kasus Covid-19 membuat beberapa penyintas Covid-19 harus isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Nampaknya, tak hanya mengalami gejala fisik saja, para penyintas Covid-19 pun harus menghadapi permasalahan lain.

Yaitu munculnya masalah-masalah kulit yang merupakan bagian dari gejala Covid-19. 

Menurut dr. Novi Junita, M. Biomed, Sp.KK, dalam acara ZAP Virtual: Permasalahan dan Cara Menjaga Kondisi Kulit Selama Masa Isoman (22/7/2021), ada beberapa masalah kulit yang bisa dialami oleh para penyintas. 

Baca Juga: Aturan PCR Ulang Bagi Pasien Isolasi Mandiri, Perlukah Tes Lagi?

Ruam pada kulit

Ruam pada kulit merupakan salah satu gejala infeksi Covid-19 yang kerap muncul bersamaan dengan beberapa gejala lainnya.

Menurut Galvan, et al,. salah satu ruam yang paling sering dialami penderita Covid-19 di Spanyol adalah tipe makulopapular (47% dari 375 kasus), yang berupa ruam kemerahan atau bentol pada kulit.

Jari bengkak kemerahan (Covid toes)

Selain makulopapular, covid toes atau yang jari bengkak kemerahan merupakan salah satu permasalahan kulit akibat infeksi Covid-19 yang sering ditemukan.

Gejalanya jari-jari kaki terasa nyeri, gatal, bengkak, dan berwarna kemerahan hingga keunguan.

Hal ini disebabkan oleh terjadinya thrombosis vasculopathy, yang menyebabkan peredaran darah di ujung jari terganggu sehingga suplai oksigen berkurang dan memicu inflamasi.