Parapuan.co - Pernahkah kamu merasa rumah terasa pengap meskipun semua jendela sudah terbuka? Atau justru sering mengalami sakit kepala, batuk, dan sesak napas tanpa tahu penyebab pastinya?
Jika iya, bisa jadi penyebabnya adalah sirkulasi udara di rumahmu yang tidak optimal. Tanpa disadari, aliran udara yang buruk dapat memengaruhi kualitas udara dalam ruangan, membuat tubuh jadi lebih mudah lelah, bahkan memicu berbagai gangguan kesehatan.
Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda bahwa rumahmu memiliki sirkulasi udara yang kurang baik, sehingga kamu bisa segera melakukan perbaikan sebelum masalah menjadi lebih serius.
Memiliki rumah yang nyaman bukan hanya soal desain interior atau perabot indah, tetapi juga bagaimana udara bisa bergerak dengan baik di dalamnya. Ketika sirkulasi udara terganggu, kualitas hidupmu akan ikut terdampak. Berikut tanda rumahmu memiliki aliran udara yang buruk:
1. Udara Terasa Pengap dan Panas Meski Ventilasi Dibuka
Melansir dari laman Kompas, jika kamu sudah membuka jendela atau pintu tetapi udara di rumah masih terasa sesak, itu pertanda sirkulasi udara tidak berjalan optimal. Kondisi ini biasanya terjadi karena desain ventilasi yang kurang tepat atau adanya penghalang di jalur aliran udara.
Akibatnya, udara segar dari luar tidak bisa masuk dengan baik, sementara udara kotor di dalam rumah terperangkap dan menumpuk.
2. Bau Tak Sedap yang Sulit Hilang
Apakah kamu sering mencium bau masakan, asap rokok, atau aroma lembap yang bertahan lama di ruangan? Itu bisa menjadi indikasi rumahmu kekurangan pertukaran udara.
Baca Juga: Manfaat Area Terbuka Hijau di Rumah, Tingkatkan Kualitas Udara