Ratusan Guru dan Siswa di Denpasar Positif Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan

Rizka Rachmania - Jumat, 4 Februari 2022
Ilustrasi penghentian pembelajaran tatap muka 100 persen di Denpasar, Bali, setelah banyak siswa dan guru positif Covid-19.
Ilustrasi penghentian pembelajaran tatap muka 100 persen di Denpasar, Bali, setelah banyak siswa dan guru positif Covid-19. CASEZY

Parapuan.co - Kawan Puan, kasus penularan dan infeksi Covid-19 di Indonesia saat ini memang tengah naik kembali.

Tren infeksi kasus menunjukkan kenaikan, dimana angka masyarakat yang dinyatakan positif Covid-19 dalam satu hari mencapai ribuan.

Di Denpasar, Bali, ada sekitar 106 orang dengan status guru dan siswa yang terinfeksi Covid-19. Hal itu membuat pembelajaran tatap muka atau PTM 100 persen dihentikan untuk sementara.

Melansir dari Kompas.com, I Kadek Agus Arya Wibawa, Wakil Wali Kota Denpasar mengatakan dalam keterangan tertulis, hari Jumat, (4/2/2022) bahwa PTM 100 persen di Denpasar dihentikan.

Kebijakan itu diambil seiring dengan adanya temuan 106 guru dan siswa yang positif Covid-19.

Agus mengatakan bahwa peningkatan kasus Covid-19 di Denpasar mulai terjadi sejak tanggal 27 Januari hingga 2 Februari 2022.

Selama periode tersebut, ditemukan 962 terinfeksi virus Covid-19, dimana 106 di antaranya adalah guru dan siswa.

Tidak ingin jumlah kasus Covid-19 di Denpasar makin naik, pemerintah setempat pun memutuskan untuk menghentikan sementara waktu kegiatan belajar tatap muka 100 persen di sekolah.

Adapun penghentian pembelajaran tatap muka di Denpasar ini berlaku untuk jenjang sekolah PAUD hingga SMA atau SMK.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Presiden Joko Widodo Minta Pelaksanaan PTM Dievaluasi

Sumber: Kompas.com

Video Pilihan