Usai Trending di 22 Negara, Serial 'Little Mom' Dapat Rekor MURI

Firdhayanti - Rabu, 13 Oktober 2021
Serial Little Mom dapat Rekor MURI.
KOMPAS.COM/Revi C Rantung
Serial Little Mom dapat Rekor MURI.

Parapuan.co - Serial Indonesia yang tayang di WeTV, Little Mom, masuk Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) setelah trending di 22 negara. 

Tak hanya di WeTV, serial Little Mom juga trending di beberapa media sosial lain hanya dalam waktu 24 jam.

Produser dari serial Little Mom, Rocky Soraya mengaku bahagia atas pencapaian tersebut.

“Sangat happy, mudah-mudahan ini sesuatu yang baru buat kami. Semoga semua TV show kami bisa diterima juga bukan cuma ini tapi semua ya,” kata Rocky Soraya saat ditemui dalam jumpa pers di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (13/10/2021), melansir dari Kompas.com.

Serial yang dibintangi oleh Natasha Wilona, Al Ghazali, dan Teuku Rasya ini menjadi trending di 22 negara, seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Amerika, Turki, Romania, Belanda, Hong Kong, Inggris, Prancis, Dubai, Jerman, Austria, Swiss, Kanada, Polandia, Australia, Taiwan, Jepang, Italia dan Rusia.

Baca Juga: Natasha Wilona Ungkap Masa Kecilnya yang Sulit, Tinggal di Rumah Kayu Berlantaikan Tanah

Dari pihak Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), penghargaan sendiri diserahkan kepada beberapa pemain Little Mom oleh Jusuf Ngadri. 

Jusuf mengaku bangga karya drama Indonesia ini trending di luar negeri. 

"Suatu hal yang luar biasa karya anak bangsa ini trending di 22 negara. Ini perlu diapresiasi adalah karya di indonesia yang diakui dunia internasional,” ujarnya melanjutkan.

Natasha Wilona hingga Al Ghazali juga mengungkapkan kebahagiaannya lantaran serial yang dibintanginya bisa dikenal di mata dunia.

“Setiap syuting kami berdoa series ini jadi yang terbaik di Indonesia, alhamdulillah terkabul,” tutur Al Ghazali.

“Kalau aku, perasaannya senang bahagia bersyukur kayaknya ini beyond my imagination. Selama ini, teman-teman tahu aku main film dan sinetron. Ini series pertama aku, enggak nyangka apresiasi diberikan enggak hanya dari masyarakat di Indonesia,” ungkap Natasha Wilona.

Sumber: Kompas.com
Penulis:
Editor: Rizka Rachmania