Tak Hanya Baik untuk Tubuh, Ternyata Teh Jenis Ini Juga Bermanfaat bagi Kesehatan Mental

Citra Narada Putri - Minggu, 6 Juni 2021
Teh memiliki banyak manfaat kesehatan, salah satunya kesehatan mental.
hxyume
Teh memiliki banyak manfaat kesehatan, salah satunya kesehatan mental.

Parapuan.co – Selama ini yang kita tahu teh memang baik bagi kesehatan tubuh kita, mulai dari meningkatkan metabolisme tubuh, sebagai anti inflamasi, menyehatkan jantung sampai menurunkan berat badan.

Tapi tahukah kamu, bahwa ternyata teh jenis tertentu juga bermanfaat bagi kesehatan mental.

Sebuah studi tahun 2016 yang dilakukan oleh University of Szeged ditemukan bahwa teh yang mengandung L-theanine dapat membuat kita tenang, mengurangi tingkat stres hingga meningkatkan konsentrasi.

Hasil studi ini mendukung penelitian yang dilakukan sebelumnya pada tahun 2007 oleh Nagoya University bahwa orang yang minum matcha dengan kandungan L-theanine yang tinggi menunjukkan tingkat kecemasan yang rendah.

Baca Juga: Sulit Tidur Sehabis Minum Kopi? Ternyata Ini Pengaruh Kafein terhadap Pola Tidur

Tak hanya itu, sebuah studi oleh Kyung Hee University terhadap populasi di Korea Selatan menunjukkan bahwa mereka yang terbiasa minum the hijau memiliki kemungkinan 21 persen lebih kecil untuk mengalami depresi selama hidup mereka.

Studi tersebut menunjukkan bahwa kebiasaan konsumsi teh hijau dalam jangka panjang atau minum setidaknya 100 ml (sekitar setengah cangkir) teh hijau setiap hari dapat menurunkan risiko depresi dan demensia.

Lagi, satu studi oleh National University of Singapore terhadap orang berusia di atas 55 tahun menunjukkan bahwa mereka yang minum setidaknya satu cangkir the per minggu memiliki kinerja memori dan pemrosesan informasi yang lebih baik daripada yang bukan peminum teh.

Kendati memiliki manfaat yang baik pada kesehatan mental, menurut Stefan Borgwardt, neuropsikiater dari University of Basel, Swiss, perlu ada penelitian lanjutan untuk lebih jauh membuktikan manfaat teh.

Pasalnya, walau teh dapat meningkatkan mood yang baik, namun belum ada penelitian yang menunjukkan manfaat teh dalam membantu orang-orang dengan penyakit mental.

Sumber: NBC News
Penulis: Citra Narada Putri
Editor: Citra Narada Putri