Kenali Ciri Flexing dalam Investasi, Salah Satunya Iming-Iming Keuntungan Tinggi

By Firdhayanti, Senin, 28 Maret 2022

Ciri flexing dalam investasi.

Parapuan.co - Kawan Puan, apakah kamu familier dengan istilah flexing?

Saat ini flexing atau pamer harta kekayaan di media sosial tengah menjadi bahan pembicaraan masyarakat.

Bukan sekadar pamer kekayaan yang dimiliki, flexing memiliki berbagai tujuan tertentu di baliknya.

Tak terkecuali flexing dalam investasi, yang menyimpan tujuan untuk menggaet investor baru lewat pengikut media sosial.

Hal ini dikemukakan oleh Gembong Suwito, CFP., selaku Financial Planner dari Finansialku.com.

Menurutnya dengan flexing, seorang perekrut akan mendapatkan pengikut yang semakin banyak melalui media sosial.

“Setiap follower itu adalah uang di masa ini. Semakin banyak follower, berarti semakin banyak yang bisa dimonetisasi. Flexing ini tujuannya sebagai campaign atau alat marketing (untuk) menggaet investor baru," jelasnya dikutip dari NOVA.

Lebih lanjut, Gembong menjelaskan bahwa flexing dalam investasi bisa memunculkan motivasi seseorang untuk melakukan investasi yang sama.

"Kan, secara tidak langsung di dalam flexing, ketika seseorang memamerkan kekayaannya (karena investasi tertentu), ada follower yang termotivasi ingin seperti orang itu juga,” jelas Gembong pada NOVA.

Baca Juga: Belajar dari Kasus Indra Kenz, Kenali Modus Flexing dalam Dunia Investasi