Mengenal Diani, Sosok di Balik DeKa Batik and Art yang juga Seorang Dokter Bedah

By Putri Mayla, Jumat, 1 Oktober 2021

Dr Diani, ahli bedah onkologi dan dosen Universitas Indonesia.

Parapuan.co - Menjelang Hari Batik Nasional 2 Oktober mendatang, tak ada salahnya kita mengenal salah satu sosok yang mencintai batik.

Batik memang memiliki keindahan motif, warna, dan proses pembuatan yang mampu membuat banyak orang kagum.

Menurut rilis yang diterima PARAPUAN, di antara banyaknya pengagum batik, salah satunya yakni Dr. dr. Diani, seorang ahli Bedah Onkologi di Jakarta.

Ia berpendapat bahwa batik merupakan karya seni yang memiliki nilai estetik yang tinggi, dan motifnya memiliki makna, seperti motif Parang, Truntum, Sido Mukti dan sebagainya.

Oleh karena itu, walaupun berprofesi sebagai ahli bedah, kecintaan Dr. Diani terhadap batik membuatnya tetap memiliki waktu dan pemikiran untuk wastra tradisional asal Jawa ini.

Baca Juga: Luh Ketut Suryani, Profesor Ahli Jiwa Usia 77 Tahun yang Kerap Beri Konsultasi Gratis

Selain menjadi ahli bedah onkologi dan dosen di Universitas Indonesia, ia juga menyalurkan hobinya berdagang batik yang sudah dilakukannya sejak masih menjadi mahasiswa.

Dulu jualannya masih terbatas di lingkungan kampus dan orang-orang terdekat, namun setahun terakhir ia menggunakan label DeKa Batik and Art dalam mengembangkan usahanya.

“DeKa Batik and Art ada sekitar 1 tahun yang lalu. Saat pandemi muncul ide untuk menciptakan DeKa. Dan sejak dari sekolah mahasiswa saya suka jualan batik dan berlanjut sampai sekarang. Nah, dari 1 tahun lalu serius mendalaminya," ujar dokter yang murah senyum ini.

Dr. Diani mengakui kecintaannya pada batik ini tak lepas dari lingkungan tempatnya dibesarkan.

Rupanya, nenek dan orang tuanya berprofesi sebagai pengusaha batik. Hal ini membuatnya mengenal batik sejak lahir.