Menciptakan Ruang Pribadi saat LDR Itu Penting, Begini Caranya!

By Arintya, Senin, 2 Agustus 2021

Menciptakan ruang pribadi saat LDR

Parapuan.co – Kawan Puan, salah satu kunci langgengnya LDR adalah komunikasi.

Namun seperti dua mata pisau, komunikasi yang terlalu intens justru bisa menimbulkan konflik di dalam hubungan.

Contohnya ketika sudah terbiasa chatting tanpa henti atau menghubungi satu sama lain terus-menerus, maka salah satu pihak bisa marah bahkan kecewa ketika pasangannya tidak membalasnya.

“Dengan menciptakan ruang pribadi, seseorang akan bisa menikmati waktunya sebagai individu. Selain itu ia juga tak akan merasa terkekang dan justru bisa lebih terhubung dengan pasangan meski berjarak,” ungkap Shemiah Derrick, LPC, CADC, seorang konselor hubungan pada Bustle.

Kawan Puan, Shemiah Derrick juga mengatakan bahwa terlalu intens berkomunikasi dengan pasangan bisa memicu timbulnya stres bahkan berisiko menyakiti pasangan.

Itulah mengapa setiap pasangan LDR perlu untuk menciptakan ruang pribadinya.

Lantas, bagaimana caranya menciptakan ruang pribadi saat LDR tersebut?

Melansir dari Bustle, berikut beberapa cara yang bisa Kawan Puan coba!

Baca Juga: Masalah Klasik yang Sering Jadi Alasan Putus Kaum LDR, Apa Saja?

1. Mendiskusikan soal ruang pribadi ini dengan pasangan

Setiap orang yang menjalin hubungan pasti memiliki harapannya sendiri, tak terkecuali pasangan LDR.

Harapan di sini contohnya adalah hak untuk memiliki ruang pribadi ya.

Nah agar harapan satu sama lain tidak saling kontra, Kawan Puan dan pasangan perlu nih mendiskusikannya.

Karena tingginya intensitas komunikasi pasangan LDR via online ini, Shemiah Derrick memberi saran untuk paling tidak masing-masing orang berhak atas jam offline.

Maksudnya pada jam-jam offline yang sudah disepakati bersama, masing-masing orang diperkenankan untuk menjalani hidupnya sebagai individu.

Ia bebas untuk me-time, bekerja atau sekadar tidak terhubung dengan pasangannya.

Penerapan jam offline ini menurut Shemiah Derrict ternyata bisa mengurangi terjadinya konflik lo, Kawan Puan!