Dr.  Firman Kurniawan S.

Pemerhati budaya dan komunikasi digital, pendiri LITEROS.org, dan penulis buku Digital Dilemma

Mereka yang Menciptakan dan Diuntungkan oleh Rasa Insecure Perempuan

Dr. Firman Kurniawan S. Senin, 2 Januari 2023
Rasa insecure pada perempuan disebabkan ketidaknyamanan atas tubuh dan hidupnya. Bagaimana cara mengatasinya?
Rasa insecure pada perempuan disebabkan ketidaknyamanan atas tubuh dan hidupnya. Bagaimana cara mengatasinya? Phiromya Intawongpan

Tulisan ini merupakan pandangan pribadi dari penulis.

Sama seperti teman-teman sebayanya, perempuan muda ini punya beberapa akun media sosial. TikTok, Instagram, aktif di group WA untuk aneka aktivitas.

Tak jarang juga Megadiana menikmati tayangan Youtube, walaupun dia tak punya channel yang digarapnya serius.

Jika sedang menginginkan kisah-kisah di luar perhatiannya yang dipadati aktivitas sekolah, tak jarang Megadiana membaca cerita karya kaum sepantarannya lewat Wattpad.

Baca Juga: Tak Perlu Insecure, Ini 5 Hal yang Perempuan Single Perlu Lakukan

Menggambarkan perempuan muda ini, layaknya menggambarkan perempuan Gen Z lain, yang hidup hari ini.

Dari relasinya dengan media sosial, Megadiana tak jarang mengalami insecurity.

Mulai dari rasa insecure soal kecerahan kulit wajah, berat tubuh ideal, status kepemilikan pacar, hingga pencapaian hidup dalam menyongsong masa depannya.

Yang disaksikan Megadiana lewat media sosial adalah bahwa seorang perempuan harus punya kulit wajah glowing bak bintang drama Korea.

Harus punya berat badan yang seimbang dengan tinggi badannya serta punya pacar yang dapat jadi tempat perlindungan diri, alih-alih jadi sandaran hati.

Dan yang terpenting, punya kemampuan memasak dan merawat rumah. Ini persiapan untuk menjalani kehidupan rumah tangga bahagia.