Artis Sinetron CA Ditangkap Dugaan Prostitusi Online, Ini Kronologinya

Firdhayanti - Jumat, 31 Desember 2021
Konferensi Pers penangkapan artis CA, Jumat (31/12/2021).
Konferensi Pers penangkapan artis CA, Jumat (31/12/2021). KOMPAS.COM/ADY PRAWIRA

Parapuan.co - Artis sinetron dengan inisial CA ditangkap polisi terkait dugaan prostitusi online pada Kamis (29/12/2021). 

Penangkapan tersebut dilakukan di Hotel Ascott, Jakarta Pusat. 

Sebagaimana dilaporkan oleh Kompas.tv, menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, CA ditangkap sekitar pukul 21.30 WIB. 

Baca Juga: 5 Peristiwa Nasional yang Banyak Dicari di Google Indonesia Sepanjang 2021

 

Zulpan juga mengatakan bahwa ada tiga orang lainnya yang ikut terlibat dalam kegiatan prostitusi online. 

Diungkapkan olehnya, terdapat laporan dari masyarakat tentang kasus ini.

"Polda Metro Jaya mendapat laporan dari masyarakat bahwa diketahui marak terjadi kegiatan prostitusi online di beberapa hotel, khususnya di wilayah Jakarta," kata Zulpan dalam koneferensi pers, Jumat (31/12/2021).

"Setelah itu dilakukan pendalaman, sehingga berdasarkan patroli siber kita menemukan pada waktu dan hari yang saya sebutkan di awal adanya pertemuan antara pria dan wanita yang berinisal CA di hotel Ascott," ujarnya.

Sejumlah Bukti Diamankan 

Saat polisi bergerak menuju hotel tempat kejadian, empat orang yang diamankan telah ditetapkan sebagai tersangka. 

Sejumlah barang bukti turut diamankan oleh penyidik, sebagaimana disampaikan dari penangkapan ini. 

"Dari kejahatan ini, barang bukti yang diamankan oleh penyidik adalah beberapa handphone, kartu ATM, bukti transfer, bukti penerimaan uang, beberapa pakaian dalam," ujarnya.

 

Polisi kemudian langsung bergerak menuju hotel tersebut dan berhasil mengamankan empat orang yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Saat diamankan, Zulpan menuturkan CA yang tengah bersama seorang lelaki di kamar hotel.

Diungkapkan bahwa CA sudah dalam keadaan tidak berbusana.

"Kemudian pada saat dilakukan penangkapan mereka ada didalam kamar hotel dalam posisi sudah tidak menggunakan pakaian," ujarnya.

Diwartakan oleh Kompas.com, diketahui terdapat modus operandi yang dipaparkan. 

Modus operandi yang dilakukan para mucikari ini adalah dengan menawarkannya melalui media sosial.

"Modus operandi yang digunakan adalah mereka menawarkan melalui media sosial dengan mengirimkan gambar-gambar daripada CA," kata Zulpan.

Baca Juga: Viral Video Anak Laki-Laki Dipukul di Parkiran Minimarket, Sang Ibu Berikan Pembelaan

 

(*)

Sumber: Kompas.com,Kompas.tv
Penulis:
Editor: Rizka Rachmania