Tips Merencanakan Babymoon agar Tetap Aman Selama Perjalanan

By Ericha Fernanda, Sabtu, 16 Oktober 2021

Tips merencanakan liburan untuk ibu hamil

Parapuan.co - Babymoon atau liburan di tengah kehamilan bisa sangat bermanfaat bagi kesehatan mental ibu hamil.

Jalan-jalan bisa menghadirkan kesenangan baru untuk meredakan stres dan meningkatkan suasana hati.

Tapi, merencanakan babymoon harus dipertimbangkan secara matang untuk menghindari potensi masalah kesehatan tertentu, khususnya jalur udara.

Dalam rangka memperingati Hari Peringatan Kehamilan dan Kehilangan Bayi tiap 15 Oktober, Kawan Puan perlu tahu tips aman liburan di tengah kehamilan ini, ya.

Baca Juga: Suami juga Perlu Tahu, Ini 5 Perubahan Emosional pada Ibu Hamil

Melansir Baby 2 Body, jika kamu memiliki kehamilan yang sehat dan berisiko rendah, babymoon bisa dianggap aman.

Untuk diketahui, sebagian besar maskapai penerbangan mengizinkan ibu hamil untuk terbang di dalam negeri hingga usia kehamilan 36 minggu.

Sedangkan, penerbangan internasional biasanya memiliki batas waktu perjalanan lebih awal, jadi pastikan memahami kebijakan maskapai yang kamu pesan.

Dokter mungkin menyarankanmu membatasi terbang lebih awal jika kamu memiliki kondisi tertentu seperti diabetes gestasional, yang dapat meningkatkan risiko komplikasi saat terbang.

Kapan waktu paling aman untuk babymoon?

Keadaan darurat kehamilan umumnya terjadi pada trimester pertama dan ketiga.

Jadi, babymoon selama trimester kedua bisa menjadi pilihan teraman dan paling nyaman untukmu.

Biasanya, mual di pagi hari mulai mereda dan kamu lebih memiliki banyak energi selama trimester kedua.