Adrie Basuki Buat 40 Pakaian Upcycle dari Baju Daur Ulang UNIQLO

Citra Narada Putri - Sabtu, 1 Oktober 2022
Adrie Basuki mendesain 40 pakaian daur ulang UNIQLO.
Adrie Basuki mendesain 40 pakaian daur ulang UNIQLO. Dok. UNIQLO

Parapuan.co - Seperti yang telah banyak disadari oleh masyarakat, bahwa fashion adalah salah satu industri yang memberikan sumbangsih besar terhadap kerusakan lingkungan.  

Menurut laporan International Union for Conservation of Nature tahun 2017, tekstil menjadi sumber polusi mikroplastik laut terbesar di dunia.

Laporan tersebut juga didukung oleh temuan Changing Markets Foundation pada Juni 2021 yang menunjukkan bahwa industri pakaian bertanggung jawab atas lebih dari 20 persen polusi air di dunia. 

Memahami betul bagaimana proses produksi pakaian bisa berdampak buruk bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik, mendorong UNIQLO untuk menerapkan inisiatif berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Yaitu dengan membuat program RE.UNIQLO, yang memfasilitasi siapapun yang ingin berkontribusi secara signifikan dalam menghijaukan bumi dengan memberikan kehidupan baru bagi pakaian UNIQLO yang sudah tidak terpakai.

Dalam proyek ini, UNIQLO pun menggandeng desainer muda yang juga terkenal akan konsep desain ramah lingkungan dengan tidak menyisakan limbah pakaian dalam proses produksinya, Adrie Basuki

Dalam proyek kolaborasi ini, Adrie membuat 40 desain pakaian upcycle baru dari pakaian-pakaian bekas.

Koleksi pakaian upcycle ini pun bertemakan 'Godai', yang merepresentasikan lima elemen dalam budaya Jepang, yakni Bumi (Earth), Air (Water), Api (Fire), Angin (Wind), serta Langit (Sky).

Desain upcycle Adrie Basuki yang menggunakan pakaian bekas UNIQLO ini bertemakan Godai.
Desain upcycle Adrie Basuki yang menggunakan pakaian bekas UNIQLO ini bertemakan Godai. Dok. UNIQLO

Baca Juga: Gandeng Hana Tajima, UNIQLO akan Hadirkan Gaun Elegan untuk Sehari-hari

"Kelima elemen ini ingin mengingatkan orang bahwa during pandemic mestinya kita diberikan kesadaran yang lebih bahwa kita harus berubah. Nah aku mau nge-remind bahwa enggak perlu mikir yang jauh-jauh, pikirin aja yang terdekat, which is yah the five elements dalam kehidupan kita," cerita Adrie saat diwawancarai PARAPUAN. 

Kelima elemen tersebut dapat terlihat pada representasi warna yang dipilih oleh Adrie. 

Sebagai contoh elemen Langit (Sky), Adrie memilih warna biru. Namun ia tak sekadar memilih biru biasa, tapi juga menggunakan kain sisa dengan warna biru, putih dan abu-abu. 

"Begitu juga dengan merah (elemen Api), itu kan dianyam, itu tuh kalau di Japanese philosophy Godai ngomongin tentang semangat. Aku ngebayanginnya adalah, kalau lo punya 'fire' di dalam diri lo, lo pasti mau usaha lebih," jelas Adrie lagi.  

Pakaian upcycle untuk RE.UNIQLO: Remake Project rancangan Adrie Basuki.
Pakaian upcycle untuk RE.UNIQLO: Remake Project rancangan Adrie Basuki. Dok. UNIQLO

Di antara 40 desain pakaian upcycle yang diciptakannya, salah satu yang menjadi ciri khas dari Adrie dapat terlihat pada motif perca marmer di sejumlah pakaian. 

"It looks like marble. Jadi (motif tersebut) ada di outer hingga rok," ceritanya yang sudah mengerjakan motif tersebut sejak tahun 2019. 

Kendati pun desain-desain yang dihasilkan terlihat unik dan mencuri perhatian, namun Adrie menilai bahwa pakaian-pakaian upcycle ini masih bisa digunakan dalam gaya sehari-hari.

"Walau tekniknya terlihat complicated, tapi masih bisa digunakan untuk daily," jelas Adrie. 

Baca Juga: UNIQLO Siap Buka Toko Baru di Bandung pada Akhir Oktober Mendatang

Keseluruhan pakaian tersebut dihasilkan dari proses daur ulang dengan teknik recycle dan upcycle yang materialnya menggunakan sekitar 70 persen pakaian UNIQLO yang tidak terpakai.

Pakaian-pakaian tersebut dikumpulkan dari para pelanggan melalui RE.UNIQLO box yang tersedia di seluruh toko UNIQLO di Indonesia. 

Adrie juga menjelaskan bahwa pakaian bekas dari UNIQLO yang diterimanya, harus melalui berbagai tahapan proses, guna menjaga higienitasnya. 

"Waktu kain bekas itu nyampe, itu dicuci, dikeringkan, kemudian dicacah. Kemudian waktu dicacah dan mau mulai dijahit itu ada pressing panas," jelas Adrie yang berusaha untuk selalu menjaga kebersihan dari material pakaian bekas yang dipakainya.  

Dalam proses produksinya sendiri, Adrie memastikan bahwa desain-desain yang diciptakannya tersebut tidak menimbalkan limbah sama sekali atau zero waste

Sebagai informasi, Adrie Basuki juga merupakan UKM Kolaborator UNIQLO Neighborhood di toko UNIQLO Botani Square, sekaligus juga UKM mitra binaan dari mitra UNIQLO pada proyek ini, yaitu Sarinah.

Inisiatif Berkelanjutan RE.UNIQLO

Memahami betul bagaimana proses produksi pakaian bisa berdampak buruk bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik, mendorong UNIQLO untuk menerapkan inisiatif berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Yaitu dengan membuat program RE.UNIQLO, yang memfasilitasi siapapun yang ingin berkontribusi secara signifikan dalam menghijaukan bumi dengan memberikan kehidupan baru bagi pakaian UNIQLO yang sudah tidak terpakai.

Baca Juga: Dukung Perdamaian, UNIQLO Rilis T-Shirt dengan Desain Khusus yang Eksklusif

"RE.UNIQLO: Remake Project merupakan salah satu implementasi dari program RE.UNIQLO dalam memberikan nyawa baru pada koleksi LifeWear favorit agar bisa dimanfaatkan secara jangka panjang," ujar Daniel Pieter, Marketing & E-Commerce Director PT Fast Retailing Indonesia (UNIQLO Indonesia), dalam acara peluncuran RE.UNIQLO (29/9/2022) yang dihadiri PARAPUAN.

Disampaikan lagi olehnya bahwa proyek ini dilakukan guna juga mempertegas inisiatif Neighborhood Collaboration sebagai upaya serius memberikan kesempatan bagi pelaku bisnis lokal dan Usaha Kecil Mikro (UKM) dalam mengembangkan potensi dan konsep bisnis yang berkelanjutan agar bisa berkontribusi bersama untuk lingkungan.

Lebih dari itu, RE.UNIQLO sendiri dibuat dengan tujuan untuk menciptakan pakaian yang bernilai dan bisa memberi kesempatan bagi pecinta LifeWear untuk menikmati pakaiannya lebih lama.

UNIQLO mengumpulkan pakaian UNIQLO yang sudah tidak digunakan dari para pelanggan setianya melalui RE.UNIQLO box yang disediakan di toko UNIQLO di seluruh Indonesia untuk kemudian didonasikan kepada yang membutuhkan hingga didaur ulang menjadi pakaian baru.

Melalui RE.UNIQLO: Remake Project ini, UNIQLO juga ingin mengajak lebih banyak orang lagi untuk menyadari pentingnya konsep keberlanjutan, termasuk dalam konsumsi pakaian.

Dalam proyek ini, UNIQLO juga menggandeng Sarinah dan Menara Astra sebagai mitra untuk mengumpulkan pakaian-pakaian UNIQLO yang tidak terpakai melalui penempatan box RE.UNIQLO.

Lebih dari itu, Menara Astra juga menyediakan salah satu area di gedungnya untuk menampilkan hasil karya daur ulang Adrie Basuki.

Selain itu, Menara Astra dan Sarinah juga akan memberikan tempat agar masyarakat umum bisa menikmati koleksi hasil dari RE.UNIQLO: Remake Project tersebut, yang didesain oleh Adrie Basuki.

Namun sayangnya, seperti disampaikan oleh Daniel Pieter, bahwa 40 pakaian upcycle ini belum bisa diperjualbelikan. 

(*)

Baca Juga: Impor Baju Bekas Dilarang, Apa Dampaknya bagi Lingkungan dan Bisnis Thrifting di Masa Depan?

Video Pilihan