Berapa Durasi Waktu yang Diperlukan untuk Memakai Masker? Ini Penjelasannya

By Firdhayanti, Sabtu, 19 Juni 2021

Menggunakan masker

Parapuan.co - Masker merupakan salah satu protokol kesehatan yang wajib untuk selalu dipakai meskipun vaksin sudah diberlakukan. 

Sebagaimana dikatakan oleh  dr. Dirga Sakti Rambe M.Sc, Sp.PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan juga Vaksinolog, pencegahan Covid-19 merupakan hal utama yang bisa kita lakukan karena belum adanya obat untuk Covid-19.

Masker terbukti efektif dalam mencegah penularan virus corona. Namun, hal tersebut bergantung pada jenis dan cara penggunaan masker.

Masker medis terbukti masih paling efektif, jika digunakan dengan tepat.

"Saya menyarankan untuk mengganti masker maksimal enam jam, atau ganti segera setelah masker sudah basah atau kotor”, tambah Dirga dalam konferensi pers peluncuran Masker SOS pada Kamis (17/6/2021). 

Baca Juga: Bisa Berbahaya, Ini yang Terjadi Jika Kamu Tidak Tidur Selama 24 Jam

Selain rutin mengganti masker setiap enam jam sekali, penting juga bagi kita semua menggunakan masker yang akan memberikan proteksi maksimal dalam melindungi diri.

Misalnya masker medis yang memang sudah teruji klinis dapat melindungi tubuh lebih baik dari paparan virus yang semakin bermutasi. 

"Yang dianjurkan sekarang adalah surgical mask atau kombinasi. Jadi [di] dalamnya pakai surgical mask luarnya baru pakai masker kain. Kalau masker N95 kan untuk petugas medis. Kalau kita sehari-hari dianjurkan untuk [memakai] masker bedah saja," jelas dr. Dirga. 

Salah satu masker bedah yang bisa kamu gunakan misalnya SOS Surgical Mask Protection 3-Ply Daily dengan BFE>96% (Bacterial Filtration Efficiency) dan PFE 0,1 Micron (Particle Filtration Efficiency).

Selain patuh pada protokol kesehatan, tentunya perlu dibarengi pula dengan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

Kamu bisa gunakan produk kebersihan yang sudah teruji klinis mampu membunuh kuman dan virus yang salah satunya adalah penggunaan hand sanitizer.

Seperti selalu siap sedia rangkaian personal hygiene seperti hand sanitizer dan hand wash antibacterial, SOS, yang telah teruji secara klinis mampu membunuh 99 persen kuman, bakteri dan virus, dan juga sudah tersertifikasi halal.

Tak hanya itu, SOS juga memberikan rasa tenang lebih bagi masyarakat melalui sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia di seluruh rangkaian produk Personal Hygiene, sehingga dapat mendukung penerapan protokol kesehatan kian maksimal.(*)