Belajar Soal Dinamika Hubungan dan Tekanan Sosial dalam Serial Tante Sonya

Tim Parapuan Connect - Kamis, 1 Oktober 2026
Salah satu adegan dalam serial WeTV Original Tante Sonya Episode 5
Salah satu adegan dalam serial WeTV Original Tante Sonya Episode 5 Dok.WeTV

Parapuan.co - Menjadi sosok perempuan karier yang tangguh dan mandiri tentu bukan hal yang mudah bagi Kawan Puan. Tantangan yang dihadapi sering kali tidak hanya datang dari iklim kerja yang penuh dinamika, tetapi juga dari isu personal dan manipulasi di sekitar kita. 

Dilema inilah yang dialami oleh karakter Sonya (Raihaanun) dalam serial terbaru WeTV Original Tante Sonya. Memasuki episode ke-5, perjalanan cinta serta posisi kepemimpinannya di perusahaan keluarga justru diuji oleh berbagai ancaman baru. 

Hubungan romansa beda usia antara Sonya (Raihaanun) dan Ben (Maxime Bouttier) yang awalnya berjalan manis kini mulai diusik oleh masa lalu. Sosok Lydia (Sarah Felicia), mantan kekasih Ben, hadir berpura-pura menjadi teman baru yang sangat suportif bagi Sonya. 

Kehadiran Lydia di kehidupan personal Sonya ternyata membawa agenda terselubung yang sangat manipulatif. Ia memanfaatkan titik lemah Sonya dengan berulang kali melontarkan komentar miring seputar isu perbedaan usia dalam hubungan asmara. 

Komentar beracun seputar perempuan matang yang memiliki hubungan dengan pria lebih muda tersebut perlahan mengikis pertahanan diri Sonya. Karakter Sonya yang selama ini dikenal sangat tangguh dan percaya diri mendadak mulai mempertanyakan usia serta penampilan fisiknya sendiri. 

Fenomena tersebut tentu sangat dekat dengan realitas yang sering dihadapi permpuan dewasa di kehidupan nyata. Tekanan sosial terkait standar usia sering kali menjadi celah yang dimanfaatkan orang lain untuk meruntuhkan rasa percaya diri seorang perempuan. 

Hal tersebut dibuktikan oleh Penelitian dari Persona: Jurnal Psikologi Indonesia yang melibatkan 196 perempuan lajang usia 25–55 tahun bahwa stereotip negatif pada perempuan terbukti bisa menurunkan kesehatan mental, apalagi kalau ditambah rasa cemas karena belum punya pasangan.

Ujung-ujungnya, sindiran soal 'terlalu pemilih' ini bisa berubah jadi beban emosional yang bikin stres. Padahal, perjalanan menemukan tambatan hati itu tidak pernah ada standar garis waktu yang pasti.

Ada yang beruntung bertemu jodoh di usia muda, tapi ada juga yang butuh waktu lebih lama untuk siap membuka hati. Semua proses itu sangat wajar dan sama sekali bukan tanda sebuah kegagalan.

Pengalaman tersebut tergambar dalam perjalanan Sonya, karakter yang diperankan Raihaanun dalam WeTV Original Tante Sonya. Di usia 42 tahun, Sonya telah membangun kehidupan dan kariernya sendiri setelah mengalami pengkhianatan menjelang pernikahan. Sejak saat itu, ia memilih menjaga jarak dari hubungan romantis dan mengalihkan perhatian pada pekerjaan.