3 Faktor Penting untuk Pertimbangan Rencana Keuangan Generasi Sandwich

Aghnia Hilya Nizarisda - Selasa, 18 Januari 2022
Ilustrasi generasi sandwich yang bahagia.
Ilustrasi generasi sandwich yang bahagia. Freepik/pressphoto

Parapuan.co - Apakah kamu tengah berada di posisi terjepit karena harus membiayai hidupmu dan anak-anakmu ditambah orang tua kamu?

Jika iya, maka kamu ialah salah satu generasi sandwich, yakni seseorang mesti menyokong keuangan untuk generasi di bawahnya, anak-anak, dan generasi di atasnya, orang tua.

Dinamakan demikian karena kondisi tersebut mirip seperti roti sandwich, di mana posisi kita ada di tengah, diapit roti atas dan bawah.

Seseorang yang menjadi generasi sandwich perlu memiliki pengaturan keuangan yang baik, agar bisa terus membiayai keduanya.

Agar tak merasa terjebak dan terjepit, langkah awal dan utama yang perlu dilakukan adalah menguatkan fondasi keuangan keluarga sendiri terlebih dahulu.

Kamu perlu membuat perencanaan keuangan dengan dana darurat yang cukup, cash flow positif, memiliki tujuan investasi jangka panjang, dan tak bergantung pada satu pemasukan.

Selain itu, usahakan pula kamu dan keluarga tidak didominasi utang ataupun cicilan.

Melansir NOVA, Erlina Juwita, MM, CFP, QWP., senior consultant OneShildt Financial dan Founder Cerdas Keuangan, memberi saran untuk lakukan prinsip prudence.

Prinsip prudence artinya ialah kamu hidup sesuai dengan kapasitas dan kemampuan diri. Jangan berlebihan apalagi berutang demi memenuhi keinginan.

Baca Juga: 5 Strategi Jitu agar Generasi Sandwich Mendapatkan Kebebasan Finansial

Video Pilihan