Kampus Ini Adakan Workshop Literasi Anti Kekerasan Berbasis Gender

By Saras Bening Sumunar, Senin, 30 Oktober 2023

Prodi Jurnalistik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan Workshop Literasi Anti Kekerasan Berbasis Gender

Parapuan.co - Kasus kekerasan berbasis gender menjadi perkara yang harus diberantas bersama.

Di sisi lain, kasus kekerasan berbasis gender bisa dialami oleh siapapun dan di manapun, termasuk wilayah pendidikan seperti kampus.

Pada dasarnya, kampus menjadi tempat aman untuk seseorang meraih ilmunya. Namun, di balik itu semua kampus justru menjadi ruang yang rentan akan kekerasan berbasih gender.

Lebih lanjut, Komite Nasional (Komnas) Perempuan mencatat jika kasus kekerasan di perguruan tinggi tahun 2023 menunjukkan peningkatan.

Hal ini tentu jadi pertanda yang buruk karena bukannya menurun, kasus kekerasan berbasis gender justru meningkat.

Di tahun 2022, tercatat 12 laporan kasus kekerasan di kampus, sementara di tahun 2023 ada sebanyak 37 kasus kekerasan di perguruan tinggi yang sudah dilaporkan.

Dalam catatan Komite Nasional Perempuan sejak tahun 2001 hingga 2022, terdapat 3,8 juta laporan jumlah kasus kekerasan berbasis gender.

Tentunya, data tersebut membuat kita perlu menyadari bahwa kekerasan berbasis gender masih memerlukan perhatian khusus.

Terkait tingginya angka kekerasan berbasis gender, Prodi Jurnalistik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan Workshop Literasi Anti Kekerasan Berbasis Gender pada Selasa, (24/10/2023), di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKom) UIN Jakarta. 

Baca Juga: Sempat Diduga Bunuh Diri, Ibu Muda di Ciamis Ini Tewas Dibunuh Kekasih