Selain Indonesia, CDC Rekomendasikan untuk Tak Berlibur ke Negara Ini

By Sarah D. Ekaputri, Kamis, 26 Agustus 2021

CDC rekomendasikan untuk tak melakukan perjalanan ke negara-negara berikut ini.

Parapuan.co - Berlibur ke luar negeri di masa pandemi bukanlah ide yang begitu baik. Tiap negara memiliki ketentuan tertentu yang membatasi perjalanan dari dan menuju negara tersebut.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) juga memberikan rekomendasi untuk tidak berlibur ke nagara level 4.

Bahkan, beberapa negara pun turut membatasi masuknya warga negara Indonesia (WNI).

Tidak usah heran, bisa begitu karena Indonesia termasuk ke dalam daftar negara Level 4 menurut Travel Health Notices CDC.

Negara yang masuk dalam daftar ini memiliki tingkat penilaian risiko Covid-19 yang sangat tinggi, sehingga CDC menganjurkan untuk tak mendatangi negara-negara dalam daftar tersebut.

Selain Indonesia, negara-negara di bawah ini juga termasuk dalam daftar yang sebaiknya tak dikunjungi saat ini menurut CDC.

Baca Juga: Dianggap Tak Sopan, Ini 5 Hal yang Pantang Dilakukan Saat Liburan ke Luar Negeri

Turki

Blue Mosque, Istanbul, Turki.

Saat ini, Turki termasuk ke dalam wilayah Level 4 berdasarkan Travel Health Notices yang dikeluarkan oleh CDC.

Maka itu, bagi Kawan Puan yang tertarik untuk menikmati lanskap Kapadokia dari atas balon udara, atau berkunjung ke objek wisata religi Blue Mosque, serta Hagia Sophia perlu memastikan untuk mendapatkan vaksinasi dosis kedua sebelum terbang ke Turki.

Dilansir dari laman Visasturkey.com, otoritas Turki tidak memberikan larangan memasuki Turki untuk kewarganegaraan manapun.

Akan tetapi, penerbangan dari Bangladesh, Brazil, India, Nepal, South Africa, dan Sri Lanka dilarang memasuki Turki sejak 20 Juni 2021.

Kawan Puan juga perlu mengantongi hasil negatif Covid-19 PCR yang diambil paling lambat 72 jam sebelumnya atau rapid test antigen yang diambil paling lambat 48 jam sebelumnya.

Update terkini di Turki sebutkan jika spa, restoran, dan bar di Turki dibuka seperti biasa.