Parapuan.co - Selebgram Rachel Vennya kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan karena gaya hidup atau isu pribadinya, melainkan sikap politik yang dulu ia ambil. Hal ini disampaikannya melalui postingan di akun Instagram pribadinya, @rachelvennya setelah aksi demo pada Kamis (28/8).
Rachel dengan tegas menuliskan pernyataan emosional yang dipenuhi rasa kecewa, marah, sekaligus malu. Dalam unggahannya, ia mengaku merasa dikhianati oleh pilihannya sendiri.
Rachel bahkan menuliskan kata-kata yang menusuk. Ia menulis "Aku malu, muak, kecewa, dan terkhianati. Aku meminta maaf sebesar-besarnya."
Pernyataan Rachel Vennya dalam unggahan di akun Instagram pribadinya
Unggahan Rachel makin mencuri perhatian lantaran ia menyertakan gambar bertuliskan, “Who do you call when the police murders?"
Sebuah kalimat itu dianggap sebagai sindiran keras terhadap aparat yang dinilai melakukan kekerasan berlebihan dalam penanganan aksi unjuk rasa belakangan ini.
Seperti diketahui, Affan Kurniawan tewas tragis usai terlindas kendaraan taktis milik Brimob di Jakarta Pusat (28/8) kemarin. Insiden itu menyulut amarah publik, terutama di kalangan pengemudi ojek online yang merasa rekannya diperlakukan tidak manusiawi.
Rachel tidak menyinggung secara langsung nama korban, tetapi konteks unggahannya dianggap selaras dengan protes-protes masyarakat.
"Sudah cukup lama saya memendam kekecewaan, tapi kali ini saya bersuara. Maaf, maaf, maaf," tulis Rachel, seakan menegaskan bahwa dirinya pun merasa bersalah karena pernah memberi dukungan kepada pihak yang kini ia nilai mengecewakan.
Baca Juga: Di Balik Panggung Politik: Kekerasan Menghantui Politisi Perempuan