Kenali Perbedaan SPF dan PA pada Sunscreen, untuk Lindungi Kulit Wajah dari Sinar UV

Firdhayanti - Sabtu, 17 April 2021
SPF dan PA memberikan perlindungan menyeluruh kulitmu dari sinar matahari
freepik
SPF dan PA memberikan perlindungan menyeluruh kulitmu dari sinar matahari

Parapuan.co - Agar kulit terhindar dari paparan sinar ultraviolet (UV) matahari, sunscreen atau tabir surya merupakan produk perawatan wajah yang wajib kita pakai. 

Saat memilih sunscreen, kerap kali kita menemukan istilah SPF dan PA. 

Lantas, apa maksud kedua istilah tersebut? 

Baca Juga: Pakai Sunscreen Tetap Wajib Meski di Dalam Ruangan, Ini Alasannya!

Tapi sebelum mengenal istilah SPF dan PA, kita perlu tahu bahwa dari tiga sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari, terdapat dua sinar UV yang memiliki dampak negatif pada kulit, yakni UV A dan UV B. 

Dampak UV A dan UV B

Menurut dr. Litya Ayu Kanya Anindya Sp.KK,FINS DV, sinar UV A dan UV B memiliki ciri-ciri yang berbeda. 

"Kalo UV A itu dari matahari terbit sampai matahari tenggelam dia ada terus dengan intensitas yang sama," jelas Litya dalam peluncuran virtual L’Oréal Paris UV Defender, Hide No More- Step Into The Light, pada Kamis (15/4/2021)

"Kalau UV B dia mulai agak siang tuh timbulnya. Setengah 9 mulai muncul dengan intensitas yang tertinggi sekitar tengah hari," imbuhnya.

Baca Juga: Bagaimana Cara dan Waktu yang Tepat Reapply Sunscreen? Berikut Tips dari Dermatologist

Litya pun menjelaskan dampak negatif dari UV A dan UV B. 

"Kalau UV B dia sampai ke epidermis. Jadi di epidermis itu dia mempengaruhi kulit bisa jadi tanning, kemudian sunburn kalau terlalu lama dan bisa memberikan efek pigmentasi atau biasa disebut flek pada kulit," kata Litya.

Perlu diketahui, kulit memiliki tiga lapisan, yakni epidermis yang terletak paling luar, dermis, lalu hipodermis. 

Litya menjelaskan bahwa efek buruk UV A bisa menimbulkan kerusakan yang lebih dalam karena bisa menimbulkan kerusakan hingga mencapai bagian dermis.

"Jadi, dia bisa selain pigmentasi dia juga menyebabkan kerut-kerut, terutama kerut yang dalam, hilangnya elastisitas kulit, dan kelainan-kelainan dikenal dengan photo aging," imbuhnya.

Penulis:
Editor: Dinia Adrianjara