Anti Retak, Ini 7 Cara Ampuh Untuk Merawat Kuku Agar Tetap Sehat

Alessandra Langit - Rabu, 14 April 2021
Ilustrasi kuku
Ilustrasi kuku Pexels

Parapuan.co - Menyebalkan saat melihat kuku bergerigi, bentuknya berantakan, retak, dan juga pucat ya, Kawan Puan. Soalnya, kuku yang berantakan secara tidak langsung akan memberikan kesan bahwa diri kita tidak rapi. 

Pada akhirnya, kuku yang terlihat berantakan dapat menurunkan rasa percaya diri kita. Padahal, bisa jadi kita memiliki kebiasaan yang dapat merusak kuku. Menggigit kuku atau terlalu sering melapisinya dengan cat kuku akrilik juga bisa merusak kuku lho, Kawan Puan. 

Ciri Kuku Tidak Sehat

Dilansir dari Thethirty, Mayo Clinic menyebutkan kalau kuku yang mudah retak, memiliki permukaan bergerigi dan tidak halus, atau terdapat bintik putih merupakan ciri kuku tidak sehat.

Meski begitu, kita masih dapat memperbaiki kuku tidak sehat tersebut selama belum ada perubahan pada warna dan bentuk kuku. Jika mengalami hal tersebut, ditambah dengan mengalami penipisan atau penebalan bahkan sering berdarah, sebaiknya konsultasi ke dokter ya, Kawan Puan. 

Berikut cara merawat kuku agar lebih sehat dan tidak mudah retak bahkan bergerigi:

 

 

Baca Juga: Cuma Butuh Tiga Bahan, Begini Resep Bersihkan Kutek Kuku Secara Alami

 

Pastikan Kuku Tetap Kering

Mayo Clinic menjelaskan bahwa kontak dengan air dalam waktu yang cukup lama dan berulang dapat dengan mudah meretakkan kuku. Oleh karena itu, untuk aktivitas dengan air yang lama seperti mencuci piring atau baju, sebaiknya menggunakan sarung tangan. 

Ubah Cara Memotong Kuku

American Academy of Dermatology merekomendasikan kita untuk memotong kuku dengan membulatkan ujung kuku agar kuu menjadi lebih kuat. 

Cara memotong kuku tersebut juga menjaga kuku dari kulit yang sobek di sekitarnya. Saat memotong kuku, jangan lupa untuk menghaluskan permukaan yang bergerigi dengan papan amril. 

Jangan Menggigit Kuku

Kebiasaan yang satu ini masih sering kita lakukan, padahal menggigit kuku dapat membuat kuku jadi mudah rusak dan tidak sehat. 

Selain jangan menggigit kuku, American Academy of Dermatology juga menyarankan kita untuk tidak menggunakan kuku sebagai alat untuk membuka kaleng, membuka ikatan, dan bantuan lainnya bagi barang yang cukup keras. Tujuannya, agar kuku tetap sehat dan tidak patah. 

Hati-hati dengan Gel Pemoles

Cleveland Clinic menyatakan bahwa proses manikur dengan gel pemoles bisa merusak kuku. Oleh karena itu, disarankan kita tidak menggunakan gel pemoles pada saat manikur.

Apalagi saat kuku kita sedang dalam keadaan kering, jangan pernah gunakan gel pemoles jika tidak ingin kuku rusak ya, Kawan Puan. 

Baca Juga: Ingin Pakai Kuteks Warna Hitam? Simak Inspirasinya untuk Hasil Simpel dan Elegan

 

 

 

Jangan Lupa untuk Melembabkan Kuku

Sama seperti kulit, kuku juga butuh kelembaban agar tetap sehat. Untuk melembabkan kuku, kita bisa menggunakan krim tangan lho, Kawan Puan. Gosokkan ke kuku saat sedang menggosokan ke tangan kita. 

Jangan potong Kutikula

Kutikula merupakan lapisan kulit yang berada di pangkal kuku. Untuk menjaga kuku tetap sehat, Cleveland Clinic menyarankan kita tidak memotong kutikula. Soalnya, kutikula berfungsi melindungi kuku baru. Apabila kita memotong kutikula, kulit sekitar kuku kita bisa terluka. 

Konsumsi Suplemen

Jika kita membutuhkan perawatan tambahan, kita dapat mengonsumsi suplemen yang dapat menjaga kesehatan kuku seperti biotin. 

Untuk mengonsumsi suplemen biotin, Kawan Puan harus konsultasi terlebih dahulu ke dokter agar mendapatkan dosis yang tepat. 

Lakukan cara sederhana di atas agar kuku tetap sehat yuk, Kawan Puan. Selamat mencoba!

(*)

Baca Juga: Ini Tips Pakai Kutek Tahan Lama, Bisa Awet Sampai Sebulan

 

Sumber: thethirty.whowhatwear.com
Penulis:
Editor: Kinanti Nuke Mahardini